Tampilkan postingan dengan label Berita Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Bola. Tampilkan semua postingan

Inilah Hasil skor Persela Lamongan vs Sriwijaya FC

Posted by Edwin Y on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011

Inilah Hasil skor Persela Lamongan- Nah, pada kesempatan kali blog info onliners akan sedikit memberikan informasi seputar Berita tentang ? Yuks kita liat info onlinersNya, yuk dibaca!!!





Hasil Skor Persela Lamongan vs Sriwijaya FC Kedua tim silih berganti menyerang sejak awal pertandingan. Untuk sementara, Persela dan Sriwijaya berbagi skor sama kuat 1-1.

Pada menit 2, sundulan penyerang Sriwijaya, Hilton Moreira menjadi peluang pertama di laga ini. Tapi, justru Persela yang mampu membobol gawang Sriwijaya, semenit kemudian.

Pada menit 3, umpan jauh Gustavo Lopez ke arah Gery Setya coba diantisipasi bek Sriwijaya, Nova Arianto. Akibat lapangan licin karena becek, Nova malah terjatuh. Bola mampu diserobot Gery yang tanpa kesulitan memperdaya kiper SFC, Fery Rotinsulu.

Tertinggal satu gol, Sriwijaya langsung merespon dengan serangan bergelombang. Menit 9, tendangan voli bek sayap SFC, Supardi masih mampu ditepis kiper Persela, Choirul Huda.

Sriwijaya akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit 11 akibat bunuh diri bek Persela, Suroso. Umpan silang penyerang SFC, Risky Novriansyah ke Hilton sempat coba dihalau kiper Choirul sambil terjatuh. Bola sempat kena tangan Choirul, tapi malah menyentuh Suroso dan masuk ke gawang.

Gol penyama kedudukan ini makin membuat pertandingan menarik. Persela yang bermain di bawah dukungan penuh penonton yang memadati Stadion Surajaya kembali melancarkan serangan bergelombang.

Pada menit 27, umpan set piece playmaker Gustavo Lopez coba disambar Gery. Sayangnya, bola masih aman di pelukan kiper Fery. Berikutnya, tendangan Mario Costas pada menit 31 juga masih bisa ditepis Fery, meski akhirnya kiper SFC ini harus mendapatkan perawatan akibat tabrakan dengan pemain Persela.

Hasil Skor Persela Lamongan vs Sriwijaya FC Sepak pojok Sriwijaya menjadi peluang terakhir di babak I, meski akhirnya tak berarti karena dinyatakan terjadi pelanggaran oleh wasit. Sampai tambahan 2 menit, babak I berakhir dengan kedudukan 1-1.


Nah itulah beberapa informasi tentang Berita sepakbola Semoga bermanfaat bagi anda dan menambah wawasan informasi tersebut buat anda yang membacanya. Well, jangan lupa selalu mengunjungi blog Info Onliners. Okey.
More aboutInilah Hasil skor Persela Lamongan vs Sriwijaya FC

Inilah Pemain Masa Depan Sepakbola Indonesia

Posted by Muhammad Munandar on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011

Home » Indonesia » Inilah Pemain Masa Depan Sepakbola Indonesia

Inilah Pemain Masa Depan Sepakbola Indonesia


Wonderkid 001:
Dendi Santoso (lahir di Malang, Jawa Timur, 9 Mei 1990; umur 19 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini dia bermain untuk Arema Indonesia di Liga Super Indonesia. Dia memulai belajar sepak bola di SSB Unibraw 82, kemudian Dia terjaring dalam Akademi Arema tahun 2004. setelah itu di tahun 2006 Dia masuk di tim Arema Jr U-18 Piala Soeratin Liga Remaja Nasional, di tahun 2007 Dia ikut membawa Arema Jr juara Piala Soeratin LRN U-18. Di tahun 2008 Dia menjadi bagian dari tim B atau tim U-21 Arema. Pada putaran kedua Liga Super Indonesia 2008/09 statusnya naik menjadi pemain senior. Dia biasa berposisi sebagai penyerang sayap. Ia adalah salah satu anggota skuad timnas U-23 Sea Games XXV 2009 yang diterjunkan di Vientiane, Laos.
Wonderkid 002:
Yongki Ariwibowo Pemain yang memulai karier sepakbolanya dari Sekolah Sepakbola (SSB) Sinar Jaya, Tulungagung, memang tipikal striker yang pandai menempatkan posisi di depan gawang lawan. Ketangkasannya membawa bola juga patut diperhitungkan. Dengan tinggi 175cm dan berat 63kg, dia juga mahir menyantap bola-bola atas.
Wonderkid 003:
Syamsir Alam (lahir di Balingka, IV Koto, Agam, 6 Juli 1992; umur 17 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini ia bermain untuk SAD Indonesia. Tim yang saat ini berguru di Uruguay, Amerika Selatan. Syamsir adalah lulusan dari SSB AS IOP, SSB yang didirikan oleh mendiang Ronny Pattinasarani. Syamsir pernah mengikuti Piala Dunia U-11 Danone bersama Makassar FC yang mewakili Indonesia. Ia juga sempat mengikuti tes bersama tim junior dari Belanda, Vitesse Arnhem dan Heerenveen tapi sayang gagal. Syamsir adalah type striker pekerja. di kompetisi Liga U-17 Quinta Division 2008 ia menjadi top skor dari tim SAD Indonesia dengan mengemas 15 gol dari 29 laga yang dilakoninya. Syamsir dikenal sangat dekat dengan pelatihnya Cesar Payovich.
Wonderkid 004:
Kurnia Meiga Hermansyah (lahir di Jakarta, 7 Mei 1990; umur 19 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini dia bermain untuk Arema Indonesia di Liga Super Indonesia, Arema adalah klub profesional pertama yang ia perkuat setelah lulus dari SLTA. Arema tertarik mengontraknya karena Kurnia adalah punggawa Timnas PSSI U-19. Kurnia saat ini menjalani skorsing 6 bulan dari Komdis PSSI, karena terbukti melempari wasit pada laga saat Arema lawan PKT Bontang. Kurnia adalah adik kandung dari Achmad Kurniawan penjaga gawang dari Semen Padang. Kurnia berposisi sebagai penjaga gawang.
Wonderkid 005:
Biodata
Nama : Rachmat Latif
Lahir : Makassar, 27 September 1988
Tinggi/Berat : 184 cm/79 kg
Posisi : Stopper
Karir : MFS (2000-2005)
Timnas U-17 (2005)
Persib U-23 (2006)
PSM Makassar (2007)
Timnas U-19 (2008)
Timnas U-21 (2008)
Wonderkid 006:
Yandi Sofyan Munawar (lahir di Garut, Jawa Barat, 25 Mei 1992; umur 17 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Saat ini ia bermain untuk SAD Indonesia. Tim yang saat ini berguru di Uruguay, Amerika Selatan. Posisinya dalam bermain adalah sebagai Striker, Ia menggunakan kostum nomor punggung 9. Yandi merupakan adik dari Zaenal Arief, pemain yang kini bermain untuk tim Persisam Putra Samarinda.
Wonderkid 007:
Irvin Museng (lahir di Makassar, 16 Juli 1992; umur 17 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Ia berposisi sebagai penyerang. Dia pernah menjadi top skorer Danone Cup di Prancis tahun 2005. Sehingga dia diterima di tim yunior Ajax Amsterdam. Kemudian balik ke PSM Makassar. Sekarang dia bermain untuk Pro Duta Bandung di Divisi Utama Liga Indonesia.
Wonderkid 008:
Irfan Bachdim (lahir di Amsterdam, 11 Agustus 1988; umur 21 tahun). Irfan merupakan warga negara Belanda keturunan Indonesia, Irfan pernah hampir pasti membela tim sepak bola U-23 Indonesia di Asian Games 2006 – Qatar. Sayang, dia harus absen dari turnamen tersebut karena menderita cedera saat terkena takling saat bermain di Liga Junior. Pada Bulan Juli 2009 dia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem.
Wonderkid 009:
Nama Hanif mulai mencuat saat memperkuat timnas U-13 Indonesia pada Festival AFF 2009 di Sabah,Malaysia tahun lalu. Dalam even ini, bocah kelahiran 7 April 1997 itu terpilih menjadi salah satu pemain terbaik.
Sebagai hadiah, Hanif lantas diboyong oleh orang tuanya untuk berkunjung ke markas MU. Di sana Hanif didaftarkan untuk ikut kurusus untuk anak seusianya.
More aboutInilah Pemain Masa Depan Sepakbola Indonesia

Hasil Skor Pertandingan Uruguay vs Paraguay | Copa America 2011

Posted by Muhammad Munandar on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011

undefined
Hasil Skor Uruguay vs Paraguay - Skor Pertandingan Uruguay vs Paraguay. Dapatkan update lengkap pertandingan Final Copa America 2011 antara Uruguay vs Paraguay. Hasil pertandingan antara Uruguay vs Paraguay serta videonya bisa anda dapatkan dan nonton melalui beritamandiri setelah acara pertandingan final Copa America 2011 berlangsung. Mungkin akan ada suguhan seru di partai final pertandingan Paraguay melawan Uruguay ini, karena ini adalah partai hidup mati antara kedua negara.

Pertandingan Uruguay vs Paraguay dalam ajang Final Copa America 2011 di laksanakan pada Senin (25/7) jam 02.00 dini hari wib akan tayang langsung di rcti, jangan sampai ketinggalan pertandingan puncak ini karena ini partai final dan sangat bersejarah antara Uruguay vs Paraguay. Bila bicara soal rekor pertemuan dengan Paraguay, La Celeste pun unggul. Uruguay mengantongi enam kemenangan dalam total 13 pertemuan (4 kalah, 3 imbang). Pengunggulan Uruguay punbertambah bila kita kembali ke 2007, saat terakhir kali tuan rumah Paraguay bisa unggul atas Celeste di Kulaifikasi Piala Dunia 2010.

Hasil Pertandingan Final Copa America 2011 antara Uruguay vs Paraguay bisa anda dapatkan Updatenya di Blog ini secara Upadate dan Live!

Pada sisi lain, Uruguay pun tercatat terakhir kali mengangkat Copa America hanya pada saat mereka menjadi tuan rumah (1995). Selang kesuksesan di 16 tahun silam bisa membuat mereka tergagap-gagap ketika melangkah ke Buenos Aires minggu ini, Emzzzz....

Well, kira - kira siapa yang bakal menjadi Juara Copa America 2011? Sang juara baru, Paraguay, atau si pemecah rekor, Uruguay? Kita tonton saja pertandingan ini nanti dan dapatkan informasinya di blog ini...

Rekor pertemuan Uruguay vs Paraguay

Head to head Uruguay vs Paraguay:
23 Mar 2009 (KPD 2010) Uruguay 2-0 Paraguay
17 Okt 2007 (KPD 2010) Paraguay 1-0 Uruguay
17 Nov 2004 (KPD 2006) Uruguay 1-0 Paraguay

Lima pertandingan terakhir Uruguay:
20 Jul 2011 (CA) Peru 0 - 2 Uruguay
17 Jul 2011 (CA) Argentina 1 - 1 Uruguay
13 Jul 2011 (CA) Uruguay 1 - 0 Meksiko
09 Jul 2011 (CA) Uruguay 1 - 1 Cili
05 Jul 2011 (CA) Uruguay 1 - 1 Peru

Lima pertandingan terakhir Paraguay:
21 Jul 2011 (CA) Paraguay 0 - 0 Venezuela
18 Jul 2011 (CA) Brasil 0 - 0 Paraguay
14 Jul 2011 (CA) Paraguay 3 - 3 Venezuela
10 Jul 2011 (CA) Brasil 2 - 2 Paraguay
04 Jul 2011 (CA) Paraguay 0 - 0 Ekuador

Susunan pemain Uruguay vs Paraguay:

Uruguay (4-4-2): Muslera, Pereira, Coates, Lugano, Caceres, Gonzalez, Arevalo, Gargano, A. Pereira, Suarez, Forlan.
Cadangan: Castillo, M. Silva, Godin, Scotti, Vazquez, Rodriguez, Lodeiro, Abreu, Hernandez.

Paraguay (4-4-2): Villar, Caceres, Veron, Da Silva, Piris, E. Baretto, Ortigoza, Martinez, Estigarribia, Valdez, Barrios.
Cadangan: D. Barreto, Fernandez, Marecos, A. Torres, Caceres, Vera, Riveros, H. Perez, Santa Cruz, Zeballos.


Sedangkan dari hasil pertandingan tersebut beritamandiri akan segara update pertandingan Uruguay vs Paraguay dalam ajang Final Copa America 2011.

Uruguay vs Paraguay Live Streaming

Dan Juara Copa Amerika 2011 adalah....

Uruguay berhasil merengkuh gelar Copa America ke-15 mereka. Gol yang dipersembahkan Diego Forlan dan Luis Suarez membawa Uruguay menang 3-0 atas Paraguay dalam laga final Copa America 2011, Minggu atau Senin (25/7/2011) dini hari WIB.

Video Gol Uruguay vs Paraguay




More aboutHasil Skor Pertandingan Uruguay vs Paraguay | Copa America 2011

PREVIEW: Turkmenistan Sudah Menatap Babak Berikutnya, Indonesia Akan Tampil Ofensif

Posted by Muhammad Munandar on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011

Turkmenistan
Dilihat dari ranking FIFA per 29 Juni 2011, Indonesia memang sedikit unggul atas Turkmenistan. Indonesia menempati peringkat 132, sementara Turkmenistan bertengger di posisi 143.

Namun, ranking FIFA tersebut tidak ada artinya saat kedua tim bertemu di Ashgabat, Sabtu (23/7), untuk duel leg pertama Pra Piala Dunia 2014 babak kedua zona AFC. Pasalnya, Turkmenistan menunjukkan grafik performa yang meningkat di level internasional. Negara pecahan Uni Soviet tersebut semakin diperhitungkan sejak menjadi anggota FIFA pada 1992.

Jelang pertandingan menghadapi Indonesia, The Green Man memilih Belarusia sebagai pusat latihan selama seminggu. Di sana, tim asuhan Yazguly Hojageldiyev ini memainkan tiga pertandingan ujicoba, tapi harus mengakui keunggulan Belarusia U-21 dan FC Torpedo-BelAZ Zhodino dengan skor identik 1-0, kemudian pada ujicoba terakhir menelan kekalahan dari klub setempat, FC Naftan, dengan skor 2-1.

Sebaliknya, Indonesia tidak memainkan satupun ujicoba dalam rangka persiapan menghadapi partai penting ini. Buruknya persiapan ini merupakan salah satu efek dari kisruh yang melanda kepengurusan pusat PSSI selama beberapa bulan terakhir. Situasi ini merusak persiapan timnas menghadapi dua laga kualifikasi Piala Dunia.

Bermodal stamina dan waktu persiapan yang lebih matang, para pemain Turkmenistan akan memanfaatkan keunggulan postur tubuh dengan memainkan bola atas. Umpan-umpan lambung ke jantung pertahanan dapat merepotkan Merah-Putih.

"Tim ini punya target lolos ke tahap berikutnya dan para pemain juga bertekad merealisasikan itu. Kami memiliki ambisi besar, dan Indonesia adalah langkah awal."
Yazguly Hojageldiyev, pelatih Turkmenistan
Yazguly Hojageldiyev

Rahmad Darmawan "Kami sudah sepakat mengenai strategi dan skema apa yang akan kita mainkan di sana. Saya di sini juga ingin membangun psikologi, mental dan motivasi pemain. Selain itu, saya juga yakin Turkmenistan akan memaksimalkan speed dan power saat menghadapi kami."
Rahmad Darmawan, asisten pelatih Indonesia



KONDISI TIM

Turkmenistan
Skuad besutan Hojageldiyev telah melakukan persiapan secara optimal. Pemantapan latihan di Belarusia dijadikan langkah untuk menambah pengalaman bagi pemain-pemain muda Turkmenistan.

Indonesia harus mewaspadai striker Berdy Shamuradov, topskor Ýokary Liga sebanyak enam kali, serta dua pemain Turkmenistan yang membela klub asing, gelandang Ruslan Mingazov dan striker Artur Gevorgyan.

TURKMENISTAN
Turkmenistan
Kemerdekaan
27 Oktober 1991 (pecahan Uni Soviet)
Jumlah penduduk
4.997.503 (estimasi Juli 2011)
Kepala negaraPresiden Gurbanguly Berdimuhamedow
Ibu kotaAshgabat (637.000 penduduk)
Luas488,100 km2
BahasaTurkmen 72%, Rusia 12%, Uzbek 9%, lain-lain 7%
KursManat (TMT)
PDB
US $36,9 miliar (US $7.500 per kapita)
AgamaMuslim 89%, lain-lain 11%
IndustriGas alam, minyak, minyak bumi, tekstil
Negara tetanggaIran, Afganistan, Uzbekistan, Kazakhstan
 SEPAKBOLA
Turkmenistan
Julukan timnasThe Green Man
Divisi utama
Ýokary Liga (terdiri dari sepuluh klub)
Jumlah pemain terdaftar di FIFA
1.415
Ranking FIFA
143 (ke-23 di AFC per 29 Juni 2011)
Ruslan baru bergabung dua hari lalu setelah memperkuat juara Latvia FC Skonto yang tersingkir dari babak kedua kualifikasi Liga Champions 2011/12. Sedangkan Artur baru saja tiba dari Nasaf Qarshi, klub papan atas Uzbekistan yang lolos ke delapan besar Piala AFC seperti Persipura.

Dari 24 pemain yang didaftarkan, tidak satupun mengalami cedera alias dalam kondisi 100 persen fit.

Bahkan, enam pemain merupakan lulusan timnas U-23 yang mengakhiri kiprah Indonesia U-23 di Pra Olimpiade 2012. Mereka adalah Serdar Annaorazov, Shohrat Soyunov, Ahmet Atayev, Arslanmurat Amanov, Alexander Boliyan dan Ruslan Minganov. Hal lain yang perlu dicatat adalah Ruslan merupakan satu-satunya pencetak gol Turkmenistan melalui tendangan bebas di leg kedua Pra Olimpiade, 9 Maret lalu. Gol tersebut memastikan Indonesia tersingkir dengan kekalahan agregat 4-1.

Indonesia
Sejak menggantikan posisi Alfred Riedl, pelatih Wim Rijsbergen sudah mempersiapkan tim secara intensif dalam tempo sepekan. Namun, PSSI mengakui persiapan timnas memang kurang maksimal. Akibatnya, dua pemain gagal berangkat. Paspor milik Tony Sucipto dan Wahyu Wijiastanto tidak dapat disiapkan sehingga urusan visa tidak mungkin terkejar. Meski demikian, untuk posisi pemain belakang bisa ditutup dengan Gunawan Dwi Cahyo yang menggantikan posisi Wahyu.

Selain kendala identitas tersebut, Irfan Bachdim tidak jadi diberangkatkan karena mengalami cedera pangkal paha, sehingga 18 pemain yang diberangkatkan adalah Ferry Rotinsulu dan Markus Haris Maulana untuk posisi penjaga gawang. Untuk pemain belakang ada Zulkifly Syukur, Supardi, M. Nasuha, M. Roby, Ricardo Salampessy dan Gunawan Dwi Cahyo. Pemain tengah diperebutkan Ahmad Bustomi, Eka Ramdani, Firman Utina, M. Ridwan, Arif Suyono, Oktovianus Maniani, dan M. Ilham. Pemain terbaik Indonesia Boaz Salossa didukung Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales di lini depan.

Penerbangan jauh pun harus ditempuh timnas pada Rabu lalu. Beruntung, pesawat carter yang disiapkan PSSI mampu mencukur waktu perjalanan menjadi kurang lebih 18 jam. Meski demikian, para pemain pasti dalam kondisi lelah dengan stamina yang terkuras, ditambah lagi harus beradaptasi dengan cuaca Ashgabat yang lebih panas ketimbang Jakarta. Rahmad Darmawan pun mengakui, kondisi pemain bermasalah.

Tidak berarti kekuatan Turkmenistan jauh melebihi anak-anak Merah-Putih. Indonesia secara individu tidak kalah kualitas, ditambah pengalaman bersama ketika melakoni Piala AFF 2010 lalu.

SEJARAH PERTEMUAN | Head-To-Head
Pra Piala Dunia 2006
Grup 8 Zona AFC

(U-23) Pra Olimpiade 2012
Babak Pertama Zona Asia
31 Maret 2004
Turkmenistan 3-1 Indonesia
(Vladimir Bayramov 10' 74', Begench Kuliev 35'; Budi Sudarsono 30')

17 November 2004
Indonesia 3-1 Turkmenistan
(Ilham Jaya 20' 47' 59'; Gurbangeldi Durdiyev 25')
23 Februari 2011
Indonesia 1-3 Turkmenistan
(Titus Bonai 13'; Amanov Arslanmyrat 16', Boliyan Aleksandr 81', Vakhyt Orazsakhedov 86')

9 Maret 2011
Turkmenistan 1-0 Indonesia
(Ruslan Mingazov 25')

Stadion: Olympic Stadium, Ashgabat

Wasit: Torky Mohsen (Iran)
Asisten wasit 1: Kamranifar Hassan (Iran)
Asisten wasit 2: Abolfazli Mohammadreza (Iran)
Wasit cadangan: Mombini Hediyat (Iran)

Kick-Off:

23 Juli 2011
19:00 waktu setempat atau 21:00 WIB
(siaran langsung RCTI mulai pukul 20:30 WIB)

Perkiraan cuaca:
Cerah dan panas mencapai 40°C

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Turkmenistan (3-5-2)

Rahmanberdy Alikhanov

Begli Annageldiyev - Gochguly Gochgulyev - Maksim Belyh

David Sarkisov - Amanov Arslanmurad - Allanazarov Dovran - Aleksandr Boliyan - Nazar Choliyev

Mammedaly Karadanov - Berdy Shamuradov



Indonesia (4-2-3-1)

Cristian Gonzales

Ahmad Bustomi - Boaz Solossa - Oktovianus Maniani

Firman Utina - M.Ridwan

M. Nasuha - Ricardo Salampessy - M.Roby - Zulkifly Syukur

Markus Haris Maulana

Perjalanan Panjang Menuju Brasil 2014

Pemenang babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2014 akan lolos ke putaran ketiga, yang terdiri dari 20 tim terbagi ke dalam lima grup. Juara dan runner-up dari masing-masing grup di babak ketiga akan lolos ke putaran keempat, sepuluh tim terbagi ke dalam dua grup. Juara dan runner-up Grup A dan Grup B di babak keempat lolos ke Brasil, dan masing-masing peringkat ketiga akan play-off untuk menentukan siapa yang menghadapi salah satu dari peringkat keempat zona Concacaf, peringkat kelima zona Conmebol, atau peringkat pertama zona OFC (ditentukan melalui undian untuk play-off dua leg).
More aboutPREVIEW: Turkmenistan Sudah Menatap Babak Berikutnya, Indonesia Akan Tampil Ofensif

Pemain Timnas Sangat Kecewa Hasil Kongres PSSI

Posted by Muhammad Munandar on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011

Pemain Timnas Sangat Kecewa Hasil Kongres PSSI


Seharusnya, kata Maman, semua pihak yang ikut terlibat dalam kongres tersebut meyatukan suara dengan satu tujuan untuk membangun sepak bola Indonesia. Tapi ternyata malah menyuarakan kepentingan-kepentingan lain.

"Pemain memang gak bisa apa-apa, karena selama ini kita juga ngikutin aturan PSSI. Tapi kalau PSSI-nya seperti ini bagaimana nasib kita ke depan," kata Maman saat ditemui wartawan usai latihan di lapangan futsal Soccer Coop, Jalan Kiaracondong Kota Bandung, Sabtu (21/5/2011).

Maman memang terlihat agak kesal. Bahkan saat ditanya bagaimana jika FIFA sampai membekukan PSSI dan kompetisi dalam negeri berhenti, Maman tampak kesal. "Ya, kalau mau berhenti ya berhenti saja," ucapnya.

Namun, bukan itu maksud pemain bernomor punggung 5 ini. Maman sedikitpun tidak berharap kompetisi berhenti akibat Indonesia disanksi FIFA. "Jangan sampai berhenti lah, kita punya banyak pemain muda yang bagus. Jangan sampai terhenti," ucap Maman.

Maman mengaku tidak bisa menyalahakn per individu dari peserta kongres karena mereka pun mempunyai pertimbangan masing-masing. Tetapi seharusnya, lanjut Maman, mereka memikirkan dampaknya bagi sepak bola Indonesia, jika kedua kubu tidak mau ada yang mengalah.

Meski bukan urusannya, ia tetap berharap FIFA tidak akan menghukum PSSI. Bila terjadi, tentu akan memupus asa tim Garuda Muda untuk tampil pada SEA Games di Jakarta, November nanti.

"Saya hanya menyayangkan, seharusnya mereka bisa bertindak lebih dewasa. Karena ini sudah menyangkut masa depan banyak orang, dan bangsa Indonesia,
More aboutPemain Timnas Sangat Kecewa Hasil Kongres PSSI

Sepak Bola Indonesia Terancam Mati !

Posted by Muhammad Munandar on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011

AddThis Social Bookmark Button
Logo_PSSI
BPNews- Putusan Komite Pemilihan PSSI yang meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie serta menggugurkan George Toisutta dan Arifin Panigoro sebagai calon Ketua Umum PSSI dinilai sebagai puncak kegentingan sepak bola Indonesia. Kini telah terjadi diskoneksi antara PSSI sebagai lembaga yang berwenang mengatur sepak bola dengan suara masyarakat sebagai pemangku kepentingan terbesar sepak bola.

Seperti diketahui, Sebelumnya Menegpora Andi Mallarangeng meminta Komite Banding untuk mengoreksi pemilihan Ketua Umum PSSI. Hal ini dianggap sebagai intervensi pemerintah terhadap organisasi Sepak bola dan mengundang ancaman FIFA memberikan sanksi terhadap Timnas Indonesia dan klub-klub yang berada dibawah naungan PSSI tidak dapat bermain di ajang internasional.

Menurut Hinca, Sekretaris Divisi Komunikasi Politik DPP Partai Demokrat, negara melalui pemerintah tidak boleh melakukan intervensi terhadap organisasi sepakbola baik disengaja maupun tidak, karena melanggar pasal 13 dan 17 FIFA. "Begitu dia mencampuri proses pemilihan, tiada ampun(FIFA akan menjatuhkan Sanksi)," kata Hinca.

Sementara itu, banyak pihak yang menyayangkan sikap Nurdin Halid yang ngotot maju sebagai calon Ketua Umum PSSI yang dinilai tidak menggunakan hati nurani. seorang pengamat sepakbola memberikan contoh bagaimana Azwar Anas memilih mundur setelah terjadi kasus gol bunuh diri yang disengaja Mursyid Efendi pada ajang Piala Tiger, lebih satu dekade silam. Sementara Agum Gumelar menolak kembali dicalonkan karena dua kali gagal membawa Indonesia juara Piala Tiger. (TIM)
More aboutSepak Bola Indonesia Terancam Mati !

Pemain-pemain De Jong Ingin Perkuat Timnas !

Posted by Muhammad Munandar on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011

Seluruh pemain De Jong Indonesia, yang berisikan pemain warga negara Belanda, menyatakan keinginannya untuk bermain di Indonesia dan membela tim nasional Indonesia.

Keinginan tersebut diungkapkan semua pemain De Jong Indonesia saat melakukan pertemuan dengan Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Wanggai, di Kantor Menpora, Jakarta, Jumat 18 Maret 2011.

Ketika Staf Khusus Menpora Bidang Olahraga, Ivana Lie, bertanya kepada skuad De Jong Indonesia siapa dari mereka yang ingin bermain di Indonesia dan membela timnas Indonesia, semua pemain De Jong Indonesia langsung tunjuk tangan.

Ivana Lie sendiri mengaku pihaknya siap membantu para pemain De Jong Indonesia untuk bisa bermain di Indonesia. "Kalau bisa saya mendapatkan semua data diri dan kontak pemain. Siapa tahu ada klub yang berminat," ujar Ivana di sela-sela pertemuan.

Pelatih De Jong Indonesia, Johnny Taihattu, menegaskan pemain-pemain yang dibawanya ke Indonesia memang berambisi untuk meniti karir di Indonesia. Bahkan Johnny mengaku siap melatih di Indonesia jika ada kesempatan.

"Mereka memiliki teknik dan kemampuan untuk bermain di sini. Bahkan mungkin lebih baik dari pemain-pemain di sini. Itu bisa dilihat ketika kami mengalahkan Maluku All-Star (3-1)," ujar Johnny.

Sebelumnya Menpora, Andi Mallarangeng, menyambut positif kedatangan De Jong Indonesia. Andi mengaku siap membantu proses naturalisasi jika ada pemain di skuad De Jong Indonesia memenuhi syarat membela timnas Garuda.

"Sejauh ini belum ada naturalisasi lagi, tapi selalu terbuka. Tergantung kebutuhan, kalau diperlukan tim nasional, mengapa tidak. Tentunya kalau memenuhi syarat," pungkas Andi.

De Jong Indonesia sendiri adalah sekelompok pemain warga negara Belanda keturunan Indonesia yang mayoritas meniti karir di negeri kincir angin. Seluruh pemain De Jong Indonesia memiliki darah Ambon. Sebelumnya De Jong Indonesia melakukan pertandingan eksebisi melawan Maluku All-Star, 15 Maret 2011, dan meraih kemenangan 3-1.

Pagi tadi, De Jong Indonesia, sempat melakukan pertandingan futsal dengan tim futsal Ragunan, dan meraih kemenangan 7-5. Pertandingan tersebut disaksikan langsung oleh Menpora Andi Mallarangeng, Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo dan Velix Wanggai.

Skuad De Jong Indonesia

Steven Steegh (Borussia Mochengladbach)
Jemayel Maruanaja (Fortuna Sittard)
Tjemu Kunu (MVV)
Joas Siahaija (MVV)
Yoram Pesulima (Vitesse Arnhem)
Gino Taihattu (Fortuna Sittard)
David Magee (FU Utrecht)
Jocky Hooijmans (FC Den Bosch)
Nijgel Senen (RKC)
Geronimo Hattu (VVV Venlo)
Stiva Taihattu (FC Den Bosch)
Randy Thenu (FC Don Bosch)
Benji Nunumete (VVV Venlo)
Mahiri Sabandar (NEC Nijmegen)
Sagal Hertog (Top Oss FC)
Martinus Titaley (Fortuna Sittard)
Micky Munz (PSV Eindhoven)
Michel van Venn (Fortuna Sittard/KRG Genk)
Allesio Fransiscus (Fortuna Sittard)
Timmy Hattu (VVV Venlo)
Didi Taihatu (Fortuna Sittard)
Max Hattu (Konselor)
Johnny Taihatu (Pelatih)
Piet Fransiscus (Pelatih)
Pascal Kunk (Pelatih)
Maruanaja Welem (Pelatih)
Sam Formes (Juru Bicara)
More aboutPemain-pemain De Jong Ingin Perkuat Timnas !

Daftar Negara yang Pernah Dihukum FIFA

Posted by Muhammad Munandar on Rabu, 04 Januari 2012Kamis, 28 Juli 2011Selasa, 26 Juli 2011Sabtu, 23 Juli 2011Sabtu, 09 Juli 2011Sabtu, 21 Mei 2011Selasa, 22 Maret 2011Jumat, 18 Maret 2011


Inilah Daftar Negara yang Pernah Dihukum FIFA From Info-onliners. Banyak negara yang menjadi anggota Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) pernah dijatuhi sanksi. Salah satu penyebab yang mendominasi adalah intervensi pemerintah terhadap kepengurusan federasi sepakbola di suatu negara.

Berikut ini delapan negara yang terkena sanksi FIFA:

1. Yunani


Federasi Sepakbola Yunani (EPO) mendapatkan sanksi karena tidak mematuhi Statuta FIFA. FIFA melarang EPO mengikuti kompetisi internasional, karena adanya dugaan politisasi dunia sepakbola di negara tersebut.

Sanksi yang diterima EPO termasuk paling singkat, yakni 3-7 Juli 2006. Sanksi dicabut setelah EPO mematuhi Statuta FIFA. Federasi setuju memperbaiki mekanisme pengelolaan keuangan olahraga mereka dan mensyaratkan harus diteliti parlemen setempat. Setelah dilakukan perbaikan, FIFA pun menerimanya dan kemudian mencabut sanksi terhadap Yunani.

2. Kuwait


FIFA menjatuhkan vonis menghukum Federasi Sepakbola Kuwait (KFA) pada tanggal 30 Oktober 2007. Penyebabnya karena ada intervensi pemerintah dalam proses pemilihan ketua umum dan dewan pengurus KFA. Kuwait dilarang mengikuti semua pertandingan di level internasional. Sanksi itu juga diberlakukan bagi pemain timnassenior dan klub.

Setelah dilakukan pemilihan ulang pada dan terpilih ketua dan pengurus yang baru, FIFA pun mencabut sanksi pada 15 November 2007.

3. Brunei Darussalam


FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepakbola Brunei Darussalam pada tahun 2009. Sanksi dijatuhkan setelah adanya intervensi pemerintah, yakni setelah Sultan Brunei membentuk kepengurusan baru federasi sepak bola di negaranya pada Desember 2008. Hingga sekarang, hukuman tersebut masih belum dicabut oleh FIFA.

4. Peru

FIFA menghukum Peru tak boleh mengikuti semua laga internasional. Hukuman itu dijatuhkan setelah terjadi konflik antara pemerintah dan Federasi Sepakbola Peru (FPF) sejak 25 November2008. Pemerintah Peru tak mau mengakui terpilihnya Manuel Burga sebagai Presiden FPF.

Perselisihan itu membuat Peru kehilangan hak menyelenggarakan kejuaraan U-20 Amerika Selatan. Selain itu, klub-klub Peru juga dilarang untuk mengikuti turnamenCopa Libertadores. Wasit-wasit asal Peru juga dilarang memimpin pertandingan internasional apapun.

Sanksi FIFA baru dicabut satu bulan kemudian, 20 Desember 2008.

5. Iran

FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepakbola Iran (IRIFF) pada 26 November 2006, juga karena adanya campur tangan pemerintah. IRIFF dinilai tidak mengindahkan peraturan FIFA soal kemandirian dan tatacara pergantian kepemimpinan.

Sanksi dijatuhkan setelah terpilihnya Mohammed Dadgan sebagai presiden IRIFF untuk kedua kalinya. Padahal, di bulan Agustus FIFA sudah memperingatkan IRIFF dengan memberi tenggat waktu hingga 15 November 2006 untuk melakukan pemilihan ulang.

Setelah pemilihan ulang digelar, FIFA mencabut sanksi pada 17 Desember 2006.

6. Nigeria


Sanksi FIFA dijatuhkan kepada Federasi Sepakbola Nigeria (NFF) pada 4 Oktober 2010, lagi-lagi karena soal campur tangan pemerintah. Akibatnya, Nigeria sempat dilarang bermain di laga internasional manapun.

Sanksi itu bermula setelah Sekjen NFF mundur atas intruksi Komisi Olahraga Nasional dan Menteri Olahraga setempat dengan tujuan untuk meniadakan mekanisme degradasi di LigaNigeria.

Sanksi FIFA baru dicabut empat hari kemudian pada 8 Oktober 2010.

7. Ethiopia

Federasi Sepakbola Ethiopia (EFF) dihukum pada tahun 2008. Penyebabnya, FIFA menilai pemerintah telah campur tangan dalam proses pemecatan Presiden EFF. FIFA melarang Ethiopia bermain di semua kompetisi internasional. Bahkan, Ethiopia sempat dikeluarkan dari ajang kualifikasi Piala Dunia 2010 meski telah melakoni empat pertandingan kualifikasi.

Setelah Presiden EFF baru terpilih, melalui proses pemilihan yang diawasi FIFA dan Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF), FIFA pun mencabut sanksi pada November 2008.

8. Irak
FIFA menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepakbola Irak (IFA) pada 20 November 2009, setelah muncul sengketa antara IFA dengan Komite Olimpiade Irak. Tak tanggung-tanggung, FIFA membekukan keanggotaan IFA. Selain itu, hak suara IFA dalam setiap kongres FIFA pun dicabut dan mereka tak lagi berhak menerima bantuan finansial tahunan dari FIFA.

Komisi Darurat FIFA memberi tenggat waktu bagi IFA dengan Komite Olimpiade Irak untuk menyelesaikan sengketa di antara mereka. Setelah beres, baru pada bulan Maret 2010, FIFA mencabut sanksi.

Pada tahun 2008, juara Piala Asia 2007 ini juga nyaris dijatuhi sanksi FIFA, setelah pemerintah Irak berniat membubarkan IFA
More aboutDaftar Negara yang Pernah Dihukum FIFA