Korban Pencurian Pulsa Akan Somasi Telkomsel

Posted by Edwin Y on Minggu, 05 Februari 2012Kamis, 02 Februari 2012

Korban Pencurian Pulsa Akan Somasi Telkomsel- Nah, pada kesempatan kali blog info onliners akan sedikit memberikan informasi seputar Korban Pencurian Pulsa Akan Somasi Telkomsel, Yuks kita liat info onlinersNya Jerawat


Merasa masih terus dirugikan, korban pencurian pulsa, Feri Kuntoro, akan melayangkan somasi ke perusahaan operator seluler, Telkomsel. Rencananya, pada Senin besok, 6 Februari 2012, surat somasi akan dikirimkan pihak Feri ke Telkomsel.

"Pak Feri merasa dirugikan, karena sejak melapor hingga saat ini, kartu SIM sudah disita oleh penyidik Bareskrim Polri, tapi pihak Telkomsel masih mengirimkan surat tagihan," kata kuasa hukum Feri, Didit Wijayanto, kepada VIVAnews.com, Sabtu malam, 4 Februari 2012. Feri sendiri sudah melapor ke polisi awal Oktober 2011 lalu.

Didit mengatakan, kliennya tidak terima dengan sikap Telkomsel tersebut sehingga bersikeras hendak meminta penjelasan. "Telkomsel harus memberikan penjelasan kenapa hal itu bisa terjadi. Ini aneh," ujarnya.

Sebelumnya, Feri Kuntoro, sepakat berdamai dengan perusahaan pihak terlapor, PT Colibri Networks, dan mencabut laporan di Bareskrim Polri bernomor 3409/X/2011/pmj/Ditreskrimsus. Perdamaian ini, menurut Didit adalah atas permintaan dari pihak Colibri. Namun, Didit mengatakan laporan kliennya terhadap Telkomsel masih terus berjalan.

General Manager Corporate Communication Telkomsel Ricardo Indra tidak dapat dihubungi VIVAnews melalui telepon selulernya. Pesan singkat yang dikirimkan VIVAnews pada Sabtu pukul 21.15 WIB juga belum direspons. (kd)


Nah itulah beberapa informasi tentang Korban Pencurian Pulsa Akan Somasi Telkomsel Semoga menambah wawasan informasi tersebut buat anda yang membacanya. Well,jangan lupa selalu mengunjungi blog onliners.
More aboutKorban Pencurian Pulsa Akan Somasi Telkomsel

4 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memencet Jerawat

Posted by Edwin Y on Minggu, 05 Februari 2012Kamis, 02 Februari 2012

4 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memencet Jerawat - Nah, pada kesempatan kali blog info onliners akan sedikit memberikan informasi seputar 8 Rahasia Dibalik Acara Hipnotis Uya Kuya, Yuks kita liat info onlinersNya


Jerawat tidak boleh dipencet karena bisa memicu infeksi maupun bekas luka yang mengganggu penampilan. Namun orang sering merasa gemas, tidak tahan untuk tidak memencet bintik jerawat di wajahnya. Adakah cara aman agar tidak infeksi?

Agar tidak menyebabkan infeksi maupun bekas luka, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk memencet jerawat. Di antaranya seperti dikutip dari Stumblerz, adalah sebagai berikut.

1. Pastikan jerawat yang dipencet adalah jerawat matang, yang sudah muncul butiran putihnya.

2. Pastikan juga jerawat tersebut tidak bernanah, yang artinya sedang mengalami infeksi atau radang cukup parah.

3. Bersihkan kuku dan jari tangan dengan alkohol sebelum memencet jerawat. Ulangi setiap akan berpindah dari jerawat yang satu ke jerawat yang lain.

4. Jika ada, gunakan sarung tangan lateks yang steril untuk mengurangi kontak langsung antara jari tangan dengan kulit wajah.

Perlu diingat, langkah-langkah di atas bukan berarti tidak ada risiko sama sekali. Bagaimanapun memencet jerawat harus dihindari sebisa mungkin, meski bagi sebagian orang jerawat terlalu menggemaskan untuk tidak dipencet.

Langkah paling aman untuk menyembuhkan jerawat adalah dengan memberikan obat yang sesuai. Menurut dr Susie Rendra, SpKK dalam konsultasi kesehatan detikHealth, jerawat yang tidak diobati atau dibiarkan sembuh sendiri juga bisa meninggalkan bekas yang kelihatan.

Sementara itu untuk menghilangkan bekas jerawat, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan seperti dikutip dari Buzzle berikut ini.

1. Bubuk kayu cendana yang dibuat pasta

Bubuk kayu cendana dapat bekerja secara ajaib untuk menutupi pori-pori kulit yang besar bekas jerawat. Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman, lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Pemakaian yang rutin akan mendapatkan hasil yang bagus.

2. Bubuk kayu cendana yang dicampur dengan air mawar

Caranya oleskan pada bekas jerawat sebelum tidur dan gunakan semalaman lalu bilas dengan air dingin di pagi hari. Tapi jika kulit menjadi kering, cobalah ditambahkan susu dalam ramuan bubuk cendana itu dan gunakan hanya beberapa jam saja tak perlu semalaman.

3. Pori-pori kulit sehabis jerawatan biasanya membesar, untuk mengencangkannya bisa diusap-usap dengan es batu di wajah selama 15 menit.

4. Menggosok-gosokkan kulit bagian dalam timun atau tomat ke wajah adalah cara lain menghilangkan bekas jerawat. Biarkan selama 15 menit lalu bilas dengan air bersih. Tomat tidak hanya mengecikan pori-pori tapi juga menghilangkan komedo dan cocok untuk pengobatan kulit berminyak.


Nah itulah beberapa informasi tentang 4 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memencet Jerawat Semoga menambah wawasan informasi tersebut buat anda yang membacanya. Well,jangan lupa selalu mengunjungi blog onliners.
More about4 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memencet Jerawat

Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama Sebuah Mitos

Posted by Edwin Y on Minggu, 05 Februari 2012Kamis, 02 Februari 2012

info onliners- Berikut adalah salah satu kisah menarik dari salah satu ilmuwan terkenal Yaitu . Albert Einstein yang Mengalahkan Dosen Profesornya Saat Berdebat tentang Agama :


Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini.

"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi.

"Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab,

"Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.

Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Apakah kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab,

"Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas."

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"

Profesor itu menjawab, "Tentu saja gelap itu ada."

Mahasiswa itu menjawab,

"Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak."

"Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna."

"Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang professor itu menjawab,

"Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,"Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan."

"Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."

Profesor itu terdiam.

Dan mahasiswa itu adalah, Albert Einstein.



Nah itulah beberapa informasi tentang Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama Sebuah Mitos Semoga menambah wawasan informasi tersebut buat anda yang membacanya. Well,jangan lupa selalu mengunjungi blog onliners.
More aboutKebodohan Profesor yang Menganggap Agama Sebuah Mitos

8 Rahasia Dibalik Acara Hipnotis Uya Kuya

Posted by Edwin Y on Minggu, 05 Februari 2012Kamis, 02 Februari 2012

8 Rahasia Dibalik Acara Hipnotis Uya Kuya- Nah, pada kesempatan kali blog info onliners akan sedikit memberikan informasi seputar 8 Rahasia Dibalik Acara Hipnotis Uya Kuya, Yuks kita liat info onlinersNya


Apakah anda suka menonton Reality Show Hypnotis si Uya Kuya ? Kalo iya mungkin anda sering tersenyum atau tertawa saat orang yang dihipnosis si Uya menceritakan rahasia pribadinya, bahkan dia membeberkan aibnya di didepan orang banyak.

Saya masih ingat ketika menonton salah satu episode dimana si Uya sedang menghipnosis lelaki paruh baya yang sedang berada di suatu Food Court mall, dalam interview hipnosis tersebut, maka terkuaklah rahasia si lelaki itu, salah satunya dia telah memiliki istri lebih dari satu, dan dengan lantang dia menceritakan aibnya sendiri di depan puluhan orang yang sedang menontonnya, apakah dia tidak malu? Apakah aksi hipnosis itu nyata atau rekayasa?

Inilah jawabannya...

Tentu saya tidak bisa mengatakan kalo aksi hipnosis si Uya adalah bohong, karena kapasitas dia di acara tersebut adalah sebagai entertainer, apakah anda akan mengatakan seorang artis sebagai pembohong saat mereka berakting dalam suatu sinetron?

Baiklah, saya akan jelaskan ciri-ciri atau indikator bila orang terkena hipnosis

1. Terfokus, nyaman, gerakan tubuh minim. Orang yang dihipnosis terlihat berada dalam kondisi yang begitu rileks, sekalipun perhatiannya terfokus pada sebuah titik yang sudah disepakati ataupun suara sang hipnotis. Bola mata tidak bergerak sebebas biasanya, seolah-olah terkunci dan terlihat kering. Ukuran pupil subyek, yakni bagian hitam di tengah bola matanya, cenderung berubah membesar seiring mereka rileks, masuk ke dalam trance. Sehingga sangat sulit bagi orang yang dalam kondisi trance dalam dapat menari, membetulkan roknya yang tersingkap, atau bergerak bebas.

2. Kelopak mata berkedut, bergerak layu. Ini dimulai dengan perubahan refleks kedipan mata, semakin melambat sampai akhirnya nyaris tidak berkedip sama sekali atau disebut mengalami proses katalepsi. Bila ini terjadi, arahkan klien untuk menutup matanya agar dapat merasa nyaman dan meluncur ke trance yang lebih dalam.

3. Fitur wajah mengendur. Kulit dan struktur wajah klien akan berubah menjadi lebih mengendur, simetris dan seimbang, seperti seseorang yang sedang tidur. Kadang juga mengalami kedutan otomatis pada otot wajah mereka sebagai indikator tubuhnya sedang melakukan proses relaksasi.

4. Lambat atau tidak bisa menjawab. Ini sangat umum terjadi bila klien berada pada tingkat trance yang dalam. Mulai dari membutuhkan waktu lama untuk merespon, sampai tidak bisa dikejutkan oleh suara-suara yang keras. Satu hal lain yang terkait adalah klien sering melakukan refleks menelan udara atau liur lebih banyak daripada biasanya. Jadi tidak mungkin orang orang tersebut bisa berbicara lantang bahkan teriak.

5. Perubahan warna dan suhu badan menurun. Ini cukup halus, namun dapat dideteksi dengan baik. Ketika masuk dalam trance, darah mengalir lebih bebas sehingga kulit terlihat lebih berwarna atau gelap, terutama di bagian tangan dan wajah. Kadang kebalikannya terjadi, kulit menjadi lebih pucat karena darah melalui pembuluh itu terlalu cepat. Kedua respon ini normal dan dapat terjadi bergantian.

6. Denyut nadi melambat. Hal ini dapat diamati tanpa perlu menyentuh orang yang dihipnosis, yakni memperhatikan denyutan halus yang ada di sisi leher di bawah dagunya. Pada saat-saat
tertentu, denyut tersebut dapat sejenak meningkat kecepatannya yang melibatkan ketegangan, semangat, atau rasa takut., khususnya apabila orang tersebut
sedang mengalami imajinasi

Jadi, silahkan anda menilai sendiri, apakah aksi hipnotis di acara Uya Kuya, Benar atau Bohong?

Nah itulah beberapa informasi tentang 8 Rahasia Dibalik Acara Hipnotis Uya Kuya Ternyata Semoga menambah wawasan informasi tersebut buat anda yang membacanya. Well,jangan lupa selalu mengunjungi blog onliners.
More about8 Rahasia Dibalik Acara Hipnotis Uya Kuya